kemarin aku sakit tifus…

Hiks…kebayang gak selama lebih dari 3 minggu “tak berdaya” karena sakit? kalau ditanya pasti nggak ada yang mau deh.

Dan itulah yang terjadi pada diri saya, dimulai dari tanggal 24 Maret lalu, ketika badan ini mulai terasa tidak nyaman, sakit pun berlanjut dengan demam disertai sakit kepala lalu datanglah diare…aduh…nggak enak banget deh, mana gue masih harus menyusui baby Kinan. Karena sampai hari senin gue masih demam meski udah minum Sanmol, maka hari itu juga gue periksa ke RS, dan seperti dugaan gue diminta tes darah, dengan hasil trombosit yang turun (rendah), 154 rb (minimal 150rb). Oleh sang dokter gue diminta tes darah lagi keesokan harinya. Sepertinya nih dokter curiga kalau gue kena DB. Besoknya gue tes lagi, dan hasilnya trombosit dan hematokrit gue gak bertambah baik, malah cenderung turun (trombosil jadi 151 rb). Karena sang dokter masih ragu-ragu dengan hasilnya, besok gue diminta tes darah lagi. Katanya besok memasuki hari ke 7, trombosit gue bisa terjun bebas atau malah naik. Walah dok, kok masih ragu gitu sih ya, tapi gak papa lah, gue juga masih ngerasa kuat, cuma ya itu, bisa biru2 nih tangan gara2 pembuluh darah gue tipis dan mudah pecah kalau diambil darah.

Keesokan harinya gue tes darah lagi, atas saran dari adek ipar gw yang perawat, gw diminta tes Widal karena dia curiga gue kena tifus. Dan hasilnya…jreng-jreng…..trombosil gue mulai naik jadi 158 rb, tapi ternyata gue positif tifus 4. Ketika gue kasih hasil itu ke sang dokter, dokter nyaranin gue rawat inap..tapi gue tolak dengan alasan ada baby di rumah dan gue minta rawat jalan aja. Akhirnya sang dokter mengijinkan rawat jalan, gue diberi obat dan vitamin. Namun ternyata rawat jalan dirumah tidak berhasil degan baik, karena gue nggak bisa istirahat total, akhirnya sampai obat habis pun gue masih sakit, demam, diare dan lemas. Dampaknya baby Kinan juga tidak bisa menyusu dengan baik karena praktis ASI tidak keluar dengan lancar…gue lemes banget…

Akhirnya gue menyerah, dan tanggal 7 April gue menjalani rawat inap di RS, di infus dan harus bed rest selama 5 hari. Selama 5 hari itu cuman di tempat tidur dan makan bubur yang rasanya makin lama makin eneg. Masak makan soto pake bubur, makan sayur asem pake bubur, makan sayur agak bersatan gt pake bubur…aduh..apa-apa pake bubur. Yang lebih menyedihkan selama gue dirawat baby Kinan enggak minum ASI karena gue minum antibiotik yang bakalan ngaruh ke baby kalau dia minum ASI gue. Sedihnya, tiap hari gue pompa ASI yang cuman dibuang, dan karena gak di susuin, makin lama ASI gue berkurang (sampai sekarang masih dikit2 keluarnya). Akhirnya di hari ke 5 berita baik itu datang, oleh sang dokter spesialis yang memeriksa gue, gue usah diizinkan pulang… horeee…

Sampai di rumah, gue masih lemas, duduk sebentar saja masih capek apalagi jalan. Dan sedihnya lagi, meski udah dirumah gue belum bisa menyusui Kinan karena masih minum antibiotik yang gak baik untuk baby tadi. Oh God…….kenapa jadi begini, kasihan anakku, mana Kinan lagi batuk2…, kalau dia minum ASI paling gak ada antibody dariku yang bisa membantunya melawan batuknya, tapi gue mesti bersabar hingga akhirnya tanggal 17 April sore gue bisa mencoba memberi ASI ke Kinan. Namun ternyata hasilnya tidak seperti yang gue harapkan, karena ASI yang keluar masih sangat terbatas, Kinan enggak mau berlama-lama menyusu. Hiks2….sedih banget deh, tapi ya gimana lagi, gue mesti bersabar, ASI untuk Kinan sementara ini gue pompa dulu dan diberikan dengan dot (dicampur dengan susu formula karena ASI mesih sedikit keluarnya).

Hari ini gue udah masuk kerja, ASI untuk Kinan seperti biasa gue pompa, meski masih keluar sedikit, tetep gue usahakan ada, dan gue berharap terus ada dan bertambah banyak seperti hari sebelum gue sakit. Semangat !!!!

Oh ya ini gue copy paste-kan sedikit keterangan tentang penyakit tifus

Tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Salmonela Thiposa. Kuman ini biasanya hidup di dalam air. Kuman ini akan mati bila air dipanaskan hingga 100 derajat celcius. Apabila kuman ini masuk dalam jumlah besar ke tubuh maka seseorang yang daya tahan tubuhnya tidak baik (tidak fit), maka dapat terserang penyakit yang kemudian kita sebut Tipus.

Gejalanya:
- Demam lebih dari 5 hari
- Demam terjadi terutama di malam hari
- Diare atau sulit buang air besar
- Mual, muntah

Cara mencegahnya:
- Jangan minum air yang belum dimasak (belum matang)
- Bila ingin jajan di pingir jalan yang belum jelas apakah airnya dimasak atau tidak, yakinlah bahwa badan kita dalam keadaan yang fit sehingga daya tahan tubuh kita (leukosit) dapat menghancurkan kuman-kuman itu
- Menjaga kebersihan peralatan makan
- Menjaga daya tahan tubuh agar selalu fit dengan makanan, gizi seimbang, istirahat yang cukup, olah raga, rileks (tidak stress/tegang)
- Untuk menghindari penyebaran kuman, Buang air besar sebaiknya pada tempatnya jangan dikali atau sungai

Cara Mengobatinya:
- Berobat ke dokter untuk mendapat antibiotik yang tepat serta obat-obatan yang lain
- Makan makanan yang bergizi, namun yang lunak-lunak dan tidak berserat
- Istrirahat yang cukup
- Bila demam sangat tinggi, dapat dikompres dengan air hangat dan banyaklah minum air putih
diambil dari : http://www.mer-c.org/penyakit-infeksi/86-tifus.html

Haven’t Met You Yet lyrics

This is vey good song :) ….


Songwriters: Buble, Michael Steven; Chang, Alan; Foster, Amy;

 

I’m not surprised, not everything lasts
I’ve broken my heart so many times, I stopped keeping track
Talk myself in, I talk myself out
I get all worked up, then I let myself down

I tried so very hard not to lose it
I came up with a million excuses
I thought, I thought of every possibility

And I know someday that it’ll all turn out
You’ll make me work, so we can work to work it out
And I promise you, kid, that I give so much more than I get
I just haven’t met you yet

I might have to wait, I’ll never give up
I guess it’s half timing, and the other half’s luck
Wherever you are, whenever it’s right
You’ll come out of nowhere and into my life

And I know that we can be so amazing
And, baby, your love is gonna change me
And now I can see every possibility

And somehow I know that it’ll all turn out
You’ll make me work, so we can work to work it out
And I promise you, kid, I give so much more than I get
I just haven’t met you yet

They say all’s fair
In love and war
But I won’t need to fight it
We’ll get it right and we’ll be united

And I know that we can be so amazing
And being in your life is gonna change me
And now I can see every single possibility

And someday I know it’ll all turn out
And I’ll work to work it out
Promise you, kid, I’ll give more than I get
Than I get, than I get, than I get

Oh, you know it’ll all turn out
And you’ll make me work so we can work to work it out
And I promise you kid to give so much more than I get
Yeah, I just haven’t met you yet

I just haven’t met you yet
Oh, promise you, kid
To give so much more than I get

I said love, love, love, love
Love, love, love, love
(I just haven’t met you yet)
Love, love, love, love
Love, love
I just haven’t met you yet

Bikin pempek (percobaan yang kesekian kali..)

Terpengaruh oleh status fb seorang kawan di jepang sana yang pengen nyoba membuat pempek karena baru aja dapat kiriman ikan segar, maka hari sabtu kemarin saya ikut-ikutan mencoba membuat pempek. Percobaan ini sudah ke beberapa kalinya (ke 3 atau ke 4 yach) dengan mengikuti beberapa resep yang saya dapat dari internet dan hasilnya saya rasa cukup lumayan, meski belum bisa mengalahkan pempek kesukaan saya, pempek ber-merk Candy dari Palembang.

Pempek buatan saya masih kurang kenyal dan empuk, sedangkan pempek Candy itu, empuk, kenyal namun tidak alot dengan rasa yang yummy… :)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pempek hasil percobaan kemaren yang udah di rebus, siap goreng. Saya bikin pempek lenjer dan adaan kecil-kecil.

 

 

 

 

 

 

 

Pempek yang sudah digoreng dan diberi cuko… (sayang gambarnya buram, ngambilnya pake kamera hp sih)

 

Nanti deh kalau saya sudah menemukan resep yang pas dan laziz, akan saya posting resepnya disini. Ditunggu ya….

Nostalgila film action jadul

Lagi seneng nulis tentang film, sekarang temanya film jadul

terkhusus untuk si gendut alu yang begitu menyukai brama kumbara :D ..

Teman, adakah yang masih ingat dengan Saur sepuh, Tutur tinular, Mahkota Mayangkara, Babad Tanah Leluhur, Misteri Gunung Merapi, Nini Pelet ? Bagi yang terlahir paling tidak sebelum tahun 80′an akhir mungkin pernah mengikuti atau paling tidak mendengar tentang cerita tersebut, entah melihat film-nya atau dari sandiwara radionya. Kalau saya sih pernah dua-duanya, meski sekarang lupa-lupa ingat. Dan kalau dibandingkan, mendengarkan sandiwara radio lebih menegangkan dibanding melihat film-nya…masih ingat saya bagaimana suara si nini pelet atau mak lampir itu..hi.hi..hi..hi..

dan inilah reviw singkat beerapa film/ sandiwara radio tersebut yang saya ambil dari bebrapa sumber, sekedar untuk bernostalgila dan mengingat betapa sebenarnya film2 jadul itu (menurut saya) tak kalah asik dibanding film2 sekarang.

Saur Sepuh adalah sebuah sandiwara yang disiarkan melalui media radio pada tahun 1980-an di Indonesia. Saur Sepuh mengambil latar pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk pada zaman kerajaan Hindu Buddha Majapahit di nusantara. Serial sandiwara ini adalah karya Niki Kosasih sebagi pencetus ide dan cerita.

Ceritanya berpusat pada Brama Kumbara, seorang pewaris tahta kerajaan Madangkara yang pada awal kisah diceritakan tengah dijajah oleh kerajaan Kuntala. Setelah kemudian Brama berhasil menumbangkan kekuasaan Kuntala dan memulihkan kedaulatan Madangkara, kisah berlanjut dengan permusuhan antara Brama dengan Gardika yang ingin mengembalikan kekuasaan Kuntala.

Tokoh lain yang cukup menonjol adalah adik Brama bernama Mantili (my favorit) yang mempunyai sepasang senjata ampuh yaitu Pedang Setan dan Pedang Perak. Selanjutnya ada tokoh antagonis , yaitu seorang pendekar wanita bernama Lasmini. Tokoh-tokoh lainnya Raden Bentar, Harnum, Patih Gutawa, Dewi Anjani, Kijara, Lugina dan lain-lain.

Tutur Tinular merupakan sandiwara radio yang kemudian diangkat juga ke layar lebar. Cerita ini mengisahkan tentang Arya Dwipangga seorang pemuda yang senang olah sastra, adiknya Arya Kamandanu senang belajar silat. Pacar Kamandanu direbut oleh Dwipangga (Nari ratih kalo gak salah namanya).

Sementara dari daratan Tiongkok sepasang pelarian melarikan diri dan dikejar oleh prajurit Mongol hingga terdampar ke tanah jawa. Adalah Mei Shin dan Pendekar Lou yang membawa Pedang Naga Puspa yang menjadi rebutan di dunia persilatan. Akhirnya setelah Lou meninggal, Mei Shin menyerahkan pedang itu kepada Kamandanu, sedang dia sendiri belajar menjadi tabib.

Tokoh lain yang cukup menonjol adalah Sakawuni istri Kamandanu, Mpu Ranu Baya, Nini Raragunting, Mpu Tong Bajil, Dewi Sambi, Panji Ketawang, Ayu wandira

Nini Pelet :Masih ingat jengan ajian jaran goyang? Yup ..itulah ajian pamungkas nini pelat untuk memikat lelaki.

Misteri Nini Pelet mengambil setting Kesultanan Cirebon abad XVI. Kala itu penduduk desa Linggarjati dan Plered dihantui oleh makhluk berujud ular berkepala manusia. Ular ini konon jelmaan Nini Pelet, wanita cantik namun berhati kejam, tokoh ilmu hitam yang telah mati 200 tahun silam. Ia bisa menjadi manusia kembali jika berhasil menghisap darah gadis seusianya. Untuk mewujudkan keinginannya itu, Nini Pelet menitis pada murid yang juga anak angkatnya bernama Dewi Sumbi .

Babad Tanah Leluhur : Kembali mengingatkan kepada pembaca semua akan serial sandiwara radio yang pernah populer di awal tahun 90an.

Babad tanah leluhur mengambil setting dari kerajaan Karangsedana di tanah Pasundan yang di gulingkan oleh Dandung Amuksa dan kawan-kawan. Adalah Raden Purbaya sebagai putra mahkota yang hidupnya kemudian terusir dari istana dan di dampingi oleh dayang Cempaka. Kelak Dayang Cempaka diambil istri oleh raden Purbaya.

Musuh bebuyutan dari Resi Wanayasa adalah Jerangkong Hidup dengan ajiannya kelelawar sakti. Jerangkong hidup sosok kurus kering seperti jerangkong yang kejam, akan tetapi pada kenyataannya di film Babad Tanah Leluhur Jerangkong hidup bukanlah jerangkong yang kurus akan tetapi sedikit gemuk. Wah jadi lucu aja gak seru. dan tidak semenakutkan di sandiwara radio. Film Babad tanah leluhur mencoba mengikuti kesuksesan film Saur sepuh yang lebih dahulu di buat.

sumber : wikipedia,dekade80.blogspot.com,jejakandromeda.wordpress.com,kafegaul.com

uniqne, amazing and unpredictable film

yah..saya memang penggemar film, selain didukung faktor si ayah yang hobby nonton dan tak lupa pula bahwa saya bukanlah pembaca yang baik, alasan saya menyukai film adalah karena durasinya pendek, paling lama 2,5 jam untuk sekali putar, beda dengan sinetron atau serial yang bersambung-sambung, berputar putar gak jelas kapan bakal selesai, apalagi sinetron buatan ind******* yang makin lama makin gak bermutu, bikin mual saja.

Film horor dengan bintang utama berwujud boneka seperti chaky atau chucky (yah semacam itulah) adalah film yang paling anti saya tonton. Menjijikkan, mengerikan, waks…

Film yang saya suka adalah film2 petualangan, fantasi dan action ( seperti pirrates the caribbean, national treasure, avatar, harry potter, indiana jones, underworld, dll) sudah pasti bakal berandai2 kalau saja saya masuk didalam film dan memerankan salah satu tokoh hebat didalamnya. Kalau fimnya drama atau yang romantis2 gitu biasanya saya juga akan mudah larut terbawa es-mosi, ikut jatuh cinta atau patah hati seakan-akan sayalah yang mengalami kejadian seperti di film…wiks..

Dan…dari sekian film yang pernah saya tonton, ada beberapa fim yang cukup membekas di benak saya, meski tidak semua masuk dalam daftar film favorit saya, tapi menurut saya film2 itu uniqne, amazing and unpredictable….ini beberapa diantaranya yang masih saya ingat

1. The Note Book

2. The lake house

3. Juno

4. Closer

5. Time traveler wife

6. The soloist

7. The butterfly effect

8. Wall E

9. The mist

10. The curious case of Benjamin Button

11. Babel

12. Hotel Rwanda

13. Cloverfield

14. Little miss sunshine

15. The passenger