Posted by: herdyah on: Mei 8, 2009
Innalillhi wainnahirojiun…
Aku tidak pernah mengenal seperti apa dia, aku hanya mengenal anaknya. Tentu saja karena dia adik kelasku, temanku meski kami tak cukup akrab.
Namun dari tulisan yang dikirimkan oleh kawan-kawan temanku itu dapat kupahami betapa mereka amat menyayanginya. Ada yang mengungkapkan dia bagaikan ibu mereka.
Selamat jalan bu, semoga mendapatkan tempat terbaik disisi-Nya
Manusia meninggal tidaklah meninggalkan apa-apa kecuali amal perbuatan dan ibadahnya.
Bisakah aku kelak menjadi sosok yang juga disayangi?
proud to you, my bro, in heaven
Posted by: herdyah on: Mei 8, 2009
Mungkin anda pernah mendengar isu tentang Kiamat yang bakal terjadi tanggal 21 Desember 2012. Isu ini pastinya menimbulkan berbagai pendapat dari yang ketakutan karena percaya, agak takut hingga tidak memperdulikan. Memang isu semacam ini pernah dihembuskan sebelumnya dan kenyataannya nol alias tidak terjadi. Namun tampaknya isu terbaru ini lebih punya menggigit karena prediksinya melibatkan perhitungan dan sejarah masa lalu. Di sini saya coba menampilkan ulang tulisan-tulisan yang menyangkut tentang sejarah munculnya isu kiamat 2012.
Saya tampilkan tulisan itu disini bukan untuk menakuti atau membenarkan. Namun agar kita dapat menjaga diri kita dan orang disekitar kita agar tidak terbawa suasana ketakutan yang mungkin akan terjadi beberapa waktu mendatang. Karena segala sesuatu yang terjadi di dunia adalah ketetapan Allah SWT, kematian, bencana, kiamat merupakan salah satu rahasianya. Hanya Dia-lah Yang Maha Tahu.
Sebaiknya kita simak nasehat ini :
“Apabila diantara kita ada yang pada pagi hari mengetahui kiamat akan terjadi sore harinya sedangkan di tangannya masih terdapat biji kurma, maka hendaknya ia tetap menanam biji kurma tersebut……”
———————–
KIAMAT 2012
Seorang rekan meneruskan sebuah artikel dalam suatu milis, berjudul “Pada Tahun 2012 Bumi akan Hancur Lebur………. Siapkah Anda?? Artikel ini secara garis besar berisi tentang akan dipenuhinya siklus besar (5125 tahun) kalender Maya yang terkenal akurat itu pada 21 Desember 2012 -ekivalen kalender Gregorian (Masehi). Menurut tradisi Maya, setiap awal perulangan siklus akan ditandai oleh perubahan besar secara global. Ada yang menafsirkan perubahan itu sebagai Kiamat Bumi lama, diganti Bumi baru, dan banyak lagi penafsiran. Artikel ini juga dilengkapi dengan prediksi kejadian-kejadian geologi-astronomi-meteorologi sains bersifat bencana yang juga mendukung 21 Desember 2012 sebagai “kiamat”.
Saya nanti akan menanggapi penafsiran kalender Maya itu juga prediksi2 sains yang katanya mendukungnya. Kali ini, saya akan menceritakan beberapa buku terbaru yang saya baca terkait Kiamat. Beberapa buku banyak menyinggung geologi sebagai penyebab Kiamat itu.
Bila kita membuka internet, menonton TV (Discovery Channel) atau bioskop (Apocalyso -Mel Gibson), melihat buku-buku baru di toko buku; maka kita akan disuguhi suatu issue : “kiamat” akan tiba pada 21 Desember 2012. Mengapa kata kiamat saya beri tanda kutip ? Sebab, di antara para penulis buku-buku yang berhubungan dengan issue ini ada yang percaya bahwa pada hari itulah benar-benar kiamat akan datang, tetapi ada yang menulis bahwa pada hari itu bukan kiamat yang terjadi, tetapi sebuah perubahan besar. Apapun itu, kalau boleh saya menarik kesimpulan dari buku-buku itu, pada 21 Desember 2012 akan terjadi sesuatu yang sangat besar secara global. Hanya, juga terjadi perbedaan pendapat antara kejadian global yang negatif (bencana) dan yang positif (perubahan global ke arah lebih baik).
Buku-buku apa saja yang saya maksudkan ? Buku-buku inilah yang memicu issue yang “menakutkan” itu :
Daniel Pinchbeck (2006) “ 2012 : The Return of Quetzalcoat” (Penguin/Tarcher)
David Carson dan Nina Sammons (2006) “ 2013 Oracle: Ancient Keys to the 2012 Awakening” (Council Oaks Publication)
Sri Ram Kaa dan Kira Raa (2006) “2012: You have a choice!: Archangelic answers and practices for the quantum leap” (TOSA Publishing)
Hwee-Yong Jang (2007) “Gaia Project: 2012; The Earth’s Coming Great Changes” (Llewellyn Publications)
Gregg Braden dkk. (2007) “The Mystery of 2012: Predictions, Prophecies & Possibilities” (Sounds True Publication)
Whitley Strieber (2007) “2012: The War for Souls” (Tor Books)
Barbara Hand Clow (2007) “The Mayan Code” (Bear and Company)
Andrew Smith (2007) “The Revolution of 2012: Vol. 1, The Preparation” (Ford Evans Publication)
Drunvalo Melchizedek (2007) “Serpent of Light” (Red Wheel/Weiser)
Lawrence E. Joseph (2007) “Apocalypse 2012: A Scientific Investigation into Civilization’s End” (Broadway Publication)
Bila teman-teman ingin membaca review semua buku di atas, bisa membacanya melalui google dan masuk ke amazon.com.
Buku terakhir; Lawrence E. Joseph (2007) “Apocalypse 2012: A Scientific Investigation into Civilization’s End” (Broadway Publication); dipilih PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta (November 2008) untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Terjemahannya berjudul “Kiamat 2012 : Investigasi Akhir Zaman” (diterjemahkan dengan baik oleh Sisilia Kinanti, dengan cover buku yang sama dengan aslinya). Saya membeli buku setebal 287 halaman ini pada 1 November 2008 dengan harga Rp 45.000 (harga aslinya Rp 50.000).
Mengapa saya membeli buku ini ? Sebab sebagai seorang geologist, saya tertantang untuk mempelajari analisis penulis yang seorang jurnalis dan ketua dewan direksi Aerospace Consulting Corporation. Tulisnya di buku ini yang berhubungan dengan geologi a.l.
Medan magnet yang melindungi Bumi dari radiasi berbahaya telah retak di berbagai tempat tanpa diketahui sebabnya. Rekahan terbesar terletak di atas lautan antara Brazil dan Afrika Selatan, terbentang sepanjang 160.000 km yang dikenal sebagai anomali Atlantik Selatan.
Supervolkano Yellowstone, yang meletus dahsyat setiap 600.000 hingga 700.000 tahun, sedang bersiap-siap untuk meletus lagi. Erupsi terakhir dengan kekuatan setara terjadi di Danau Toba, Indonesia, 74.000 tahun lalu, menewaskan lebih dari 90 % populasi dunia saat itu.
Klaim no. 1 adalah tantangan untuk solid earth geophysicist untuk menelitinya sebab penulis buku ini mendapatkan info tersebut dari Pieter Kotze, ahli geomagnetisme terkenal yang bekerja di Hermanus Magnetic Observatory. Klaim no.2 adalah tantangan bagi para ahli volkanologi. Silakan dijawab.
“Benarkah dunia akan kiamat pada 12 Desember 2012 ? Jangan melihat ke atas. Percuma saja. Anda tidak bisa menghindar. Anda tidak bisa menggali lubang yang cukup dalam untuk bersembunyi. Kiamat sebentar lagi, dan tak ada yang bisa Anda lakukan untuk menghentikannya. “ – begitulah kalimat “menakutkan” yang saya kutip dari cover belakang buku ini.
Penulis berkesimpulan tanggal 12 Desember 2012 akan terjadi sesuatu yang amat sangat dahsyat karena bencana alam yang mahadahsyat dan global dengan berbagai agen bencana alam (geologi, atmosfer, dan lain-lain). Uniknya, penulis juga menyimpulkan satu tempat di Bumi di mana menurutnya tempat itu kebal dari Kiamat 2012. Lebih unik lagi, untuk memperoleh tempat di situ penulis memberi informasi kisaran harga untuk membeli rumah di situ.
Penulis mengakhiri bukunya dengan sebuah nasihat berjudul “Semoga Selamat”. Tulisnya, “Sikapi 2012 dengan serius, tapi jangan panik. Buatlah rencana darurat, tapi jangan melakukan sesuatu secara sembrono. Ada pekerjaan yang harus kita lakukan antara sekarang dan saat itu, ada banyak persiapan, baik dalam masyarakat maupun secara pribadi, demi menghadapi ujian yang akan datang. Jika hati kita bisa menerima semua itu, kita pasti juga akan menemukan cara untuk menaklukkan ancaman itu.
Buku Joseph (2007) ini menggunakan sekitar 160 referensi dan 266 catatan kaki. Referensi2 yang digunakannya kebanyakan diambilnya dari website, jurnal2 ilmiah populer, tetapi jarang buku2 dari ilmu2 arus utama (mainstream sciences). Beberapa buku yang controversial dan banyak diserang, digunakannya juga. Meskipun begitu, tetap asyik membaca buku ini meskipun tak ada kewajiban untuk mempercayainya.
Kalau buku Joseph (2007) membahas “kiamat” berdasarkan analisis2 sains dan tradisi-tradisi beberapa masyarakat purba (bangsa Maya, bangsa Cina) dan sumber2 Kristen, maka sebuah buku bernuansa sama (Bolushi, 2006) yang saya beli pada Juli 2008 membahas masalah kiamat berdasarkan tradisi dan agama Islam. Uniknya, buku ini memberikan penafsiran yang lain dari Joseph, yaitu Oktober 2015.
Buku berjudul “Oktober 2015 Imam Mahdi akan Datang” ditulis oleh Jaber Bolushi. Buku aslinya berjudul “Dzuhur al-Mahdi ‘am 2015 Nubu’ah Qur’aniyah”, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia pada tahun 2007 oleh Ali Shofie dan Hamid Haddar, diterbitkan Papyrus Publishing, Jakarta.Tebal buku 311 halaman, saya masih membelinya di Gramedia dengan harga Rp 44.550 (tercantum Rp 49.500).
Untuk orang-orang yang senang numerology, buku ini mengasyikkan sebab tesis buku ini untuk sampai ke Oktober 2015 sebagai kedatangan Imam Mahdi menggunakan Al-Jumal al Taqlidi dan al-Jumal al-Saghir, yaitu sebuah rangkaian rumus hitungan angka peninggalan tradisi Arab kuno. Dengan petunjuk angka yang didapat, orang bisa mengetahui tahun terjadinya sebuah peristiwa besar pada masa depan.
Dengan menggunakan rumus tersebut, penulis buku ini mengungkap beberapa peristiwa besar yang akan terjadi di dunia ini dalam beberapa tahun mendatang, di antaranya :
-tahun 2014, 2019, 2029 akan ada ancaman asteroid ke Bumi yang menyebabkan bencana alam dahsyat.
-tahun 2014 : bencana besar di Jazirah Arab
-tahun 2018 : kedatangan Isa al-Masih
-tahun 2019 : peghancuran Masjid Al-Aqsha, dsb., dsb..
Meskipun begitu, Jaber Bolushi mengakhiri bukunya dengan sebuah kotak bergaris tepi tebal dengan tulisan di dalamnya, “Buku ini sama sekali tidak mewakili pendapat dari mazhab atau kelompok tertentu, tetapi semata-mata hanyalah pandangan pribadi penulis.”
Nah, seperti buku Joseph (2007) : “Kiamat 2012”, maka buku Bolushi (2006) : “Oktober 2015 : Imam Mahdi akan Datang”, pun boleh dipercaya boleh tidak.
——————-
Ada apa 1.650 BC ?
Pada tahun 1.650 BC di Mesir Kuno yang terletak di sepanjang Delta Nil, terjadi penurunan kekuatan kerajaan secara drastis sehingga menimbulkan suatu pemberontakan yang dikenal dengan “era pemberontakan Hykson”. Saat itu kerajaan Mesir sebenarnya berada pada puncak kejayaannya sehingga tidaklah mungkin terjadi pemberontakan hebat bila tanpa ada faktor eksternal. Catatan sejarah tidak menunjukkan bahwa saat itu telah terjadi kegagalan dalam bidang ekonomi dan administrasi pemerintahan.
Peradaban Harappan yang tumbuh di lembah Indus terkenal dengan kota kunonya yaitu Mahenjo-Daro. Tingkat peradabannya setara dengan kerajaan Mesir Kuno. Pada tahun yang sama, yaitu 1.650 BC terjadi peristiwa pemberontakan yang dikenal dengan Invasi Aria. Kota-kota beserta beradabannya hancur dan kemudian diduduki oleh bangsa nomadis dari barat-laut, yaitu Kaum Aria yang merupakan buyut-moyang bangsa Eropah. David Vrawley menyatakan bahwa dalam sejarah India tidak dikenal adanya kisah invasi Aria, oleh karena itu kehancuran Peradaban Harappan tersebut sebenarnya merupakan hal yang masih misterius.
Pada sektar 1.650 BC, bangsa nomaden dari Indo-Eropa (bangsa Hitit) tiba-tiba menanjak menguasai semenanjung Sinai dan terus berekspansi hingga Babilonia. Pada rentang waktu 1.680 BC – 1.500 BC kerajaan Mesopotamia mengalami zaman kegelapan atau “dark age”. Saat itu Mesopotamia mengalami kekacauan sekitar 1.650 BC.
1.650 BC – 1.630 BC kehancuran juga terjadi terhadap peradaban tinggi yang terdapat di Laut Aegea (peradaban Minoan). Penyebabnya masih juga tanda tanya.
Dinasti Xia di China yang amat kuat tiba-tiba runtuh dan digantikan oleh Dinasti Shang pada 1.650 BC.
Di tempat yang jauh pun, yaitu di Meso Amerika pada saat yang sama (1.650 BC) terjadi keanehan. Bangsa Olmec (bangsa karet) tiba-tiba menguasai wilayah selat Yucatan.
Para ahli sejarah hingga saat ini masih belum dapat menjelaskan mengenai penyebab dari semua peristiwa misterius tersebut. Mungkin para ahli Kuarter dapat memberikan penjelasan, ada kejadian apakah gerangan pada 3.659 tahun yang lalu tersebut ? Telah terjadi vorce majeure kah saat itu, seperti bencana alam ?
——————
Seperti posting saya tentang 2012, dan untuk yang percaya bahwa planet Nibiru akan melakukan “rendezvous” dengan Bumi pada 2012; maka semua bencana global yang pada 1650 BC (kebanyakan publikasi menyebutnya 1649 BC) itu gampang saja dicari penyebabnya. Nibiru atau “Marduk” dalam bahasa Babilonia punya periode waktu edar 3661 tahun. Rendezvous-nya yang terakhir dengan Bumi adalah pada 1649 BC. Rendezvous berikutnya adalah 1649 BC + 3661 tahun = 2012 AD.
Setiap rendezvous itu menyebabkan rentetan gempa besar di berbagai belahan dunia dan erupsi gunungapi berskala VEI 6-7. Menjelang 1649 AD, banyak gempa tercatat dari India sampai Turki (perhatikan bahwa wilayah ini secara tektonik aktif -bagian dari Anatolian Fault). Kemudian puncaknya dengan meletusnya gunungapi Thera (Santorini) di kawasan Laut Tengah bagian timur yang memunahkan kebudayaan Minoan (legenda the Lost Atlantis), memundurkan bangsa Mesir ke selatan (sehinga suku Hyksos mendudukinya). Di periode yang sama terjadi juga erupsi Gunung Vesuvius di dekatnya.
Siklus 3661 tahun adalah siklus besar Kalender Maya. Dalam kalender itu 2012 AD adalah ujung siklus besar. Apakah akan ada bencana global lagi ? Kita lihat saja.
Publikasi lain menyebutkan bahwa masa tribulasi (penganiayaan besar, lihat posting saya tentang 2012) itu sebenarnya masa Marduk’s return atau masa kembalinya Nibiru – a huge red planet.
Dalam astronomi Cina, 1649 BC maupun 2012 AD terkenal sebagai “Year of the Dragon”. Artinya Naga dalam hal ini adalah perubahan mendadak yang radikal yang kadang-kadang datang dengan destruksi yang lama, bagaikan liukan tubuh sang Naga yang berbelok serentak dari kiri ke kanan, kanan ke kiri.
Baik untuk dibaca publikasi Burak Eldem “2012 : Rendez-vous with Marduk”, tetapi publikasi ini kontroversial, juga banyak buku tentang Nibiru/Marduk; Banyak kalangan mengritiknya meskipun mereka menampilkan fakta2 yang tak jarang membuat kita tercengang.
Suatu peringatan saja, dua tahun ke depan akan makin banyak sebaran media tentang tema 2012 ini, hendaknya kita menyiapkan diri dengan keyakinan kita masing-masing, jangan diombang-ambingkan dengan berbagai pengajaran. Yang terbaik adalah tetap berjaga-jaga, terutama iman kita.
Sumber : IAGI -net
Posted by: herdyah on: Mei 7, 2009
beberapa hari belakangan ini saya senang membaca tentang blog keluarga-keluarga yang menerapkan homeschool untuk anak-anaknya.
Homeschool yang saya tangkap bukan hanya sekedar memindahkan pelajaran sekolah (sekolah pada umum-nya) ke rumah. Anak belajar di kursi dalam ruangan tertentu dan orang tua atau tentor mengajarinya. Bukan itu.
Dalam homeschool semua belajar, anak, orang tua dan orang disekitarnya (kakek, nenek, pembantu) ikut belajar. Bagaimana bisa menularkan pengetahuan kalau kita tidak tau tentang apa yg kita ajarkan? Orang tua harus dapat menghargai kemampuan dan keinginan anak. Anak diharapkan dapat berusaha sebaik-baiknya karena semua dilakukan dengan senang hati.
Belajar bisa dimana saja, kapan saja, tentang apa saja,tak terikat tempat dan waktu.
Pada diri anak-anak ditanamkan kecintaan terhadap belajar, terus menggali pengetahuan dengan hati yang senang, tidak dalam paksaan. Anak diajarkan bertanggung jawab terhadap tugas dan apa yang dipelajarinya. Anak menjadi disiplin.
Hasilnya, wow, memang ada yang menjadi “super” namun ada yang tampak biasa saja. Akan tetapi kriteria keberhasilan itu hanya bisa dinilai dengan baik oleh masing-masing keluarga karena memang mereka menerapkan standard dan tujuan berbeda dalam setiap homeschoolnya.
Homeschooler pun bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi misal universitas dengan mengikuti ujian2 persamaan.
Sedangkan dalam sekolah yang kita kenal pada umumnya, guru memberi materi, suka atau tidak anak harus mengikuti. Hingga kadang mereka jadi malas-malasan dalam belajar. Pelajaran terikat dengan waktu, kurikulum baku, terikat nilai ujian, rangking kelas. Anak dianggap bodoh dan tidak bisa apa-apa jika nilainya jelek, padahal mungkin dalam hal lain dia hebat.
hemm…setelah dipikr-pikir menarik dan tertarik juga, namun menimbang kapasitas saya dan suami yang dirasa sulit untuk bisa menerapkan homeschool maka keinginan itu tidak dapat dipenuhi seutuhnya.
Maka kemungkinan anak kami akan mengikuti sekolah umum, namun kami akan berusaha menciptakan kecintaan belajar kepadanya, belajar dimana saja, kapan saja. semoga berhasil.
berikut beberapa link yg bagus tentang homeschool :
www.sumardiono.com
homeschoolspirit.blogspot.com
pandu.punyaweb.co.cc
Posted by: herdyah on: Mei 6, 2009
enggak terasa anak lelakiku beranjak dewasa, udah enggak bayi oe, oe lagi…
lah iya lah udah mau dua tahun umurnya bulan juni nanti.
makin banyak pelajaran kehidupan yang diberikannya untukku, agar aku belajar sabar, agar aku menjadi contoh yang baik untuknya. Maklum diusianya yang sekarang Rakha sedang dalam tahap eksplorasi yang bikin orang yang menjaganya harus punya mata tajam, kaki yang kuat, sigap mengikuti kelincahan geraknya dan tentu saja ekstra sabar. Baru ditinggal nengok dikit udah manjat jendela, lari keluar rumah, panjat pagar, matikan kompor gas, naik diatas kursi, tumpahin makanan… Rakha juga sedang dlam tahap meniru, jadi jangan sampe deh ngelakuin hal gak baik didepannya, liat eyangnya minum dari botol besar tanpa gelas aja dia langsung ikut- ikutan.
Rakha udah pengen belajar mandiri, makan pengen makan sendiri, gak mau disuapin, minum pun demikian. Jalan kadang gak mau digandeng.
Rakha sedang belajar menyampaikan pendapatnya, meski bicaranya belum terlalu lancar dan jelas, namun bisa kami pahami. Apa pun akan dia komentari. Lihat ada tanaman layu di halaman saja, rakha langsung bilang, ” wah anaman-na (l)ayu gak di-iyam ama uti, uti-nya lupa. transletenya : wah tanamannya layu, gak disiram sama uti, uti-nya lupa. Lalu dia bergegas mencari selang untuk nyiram tanaman dengan segala kebisaan-nya.
Rakha mulai bisa bernyanyi, dari lagu anak berbahasa indonesia, jawa sampai inggris. Dia meski lagu-lagu itu yang belum bisa dilantunkannya dengan fasih, dia hafal sekali dengan iramanya, bahkan sesekali liriknya diganti-ganti sendiri olehnya.
Rakha mulai mengenal bahasa inggris, meski penggunaannya tidak sesering bahasa indonesia yang kami gunakan sebagai bahasa pengantar, dan bahasa jawa yang merupakan bahasa lingkungan tempat tingalnya. Dia mulai mengenal nama-nama hewan dalam bahasa inggris, family tree, perintah-perintah dasar. Kami orang tua-nya memang ingin dia menguasai bahasa inggris, bukan untuk sok-sok-an namun agar dia bisa belajar lebih banyak, karena banyak informasi yang masih disajikan dalam bahasa inggris dan tidak ada terjemahannya dalam bahasa indonesia.
Rakha mulai mengenal nama tempat- tempat tertentu dan jalan yang harus dilewati menuju tempat itu. Kemampuan spatial-nya tergolong bagus.
Raka mulai mencoba berbagai permainan di tempat-tempat bermain, seperti di taman pintar, dia sangat suka main air mancur; di alun-alun dia pernah naik gajah, naik kuda, naik motor- mobil bareng ayahnya.
Rakha mulai mencoba untuk sekolah, dia tampak cukup antusias bermain di bakal sekolahnya. Meski belum bisa bersosialisasi dengan baik namun dia menikmati bemain di playgroundnya, apa lagi mainan keran air! Rencananya juli nanti rakha mulai masuk PG kecil (2-3) tahun di Komimo.
Rakha belajar naik sepeda, ikut-ikutan sholat, senang jalan-jalan, mulai belajar bersosialisasi dengan lingkungan tempat tinggalnya
Semoga tambah umur, makin banyak yang kau pelajari di dunia ini, nak
hingga kau yang shaleh, anak yang berbakti, pemimpin yang baik di bumi ini. amin
semoga ayah-bunda dapat menjadi penuntun dan contoh yang baik untukmu
we love u Rakha

main air

rakha naik kuda

matrix

rakha
Posted by: herdyah on: Februari 11, 2009
jogja ujan
ujan terus
terus-terus ujan
asyik dingin, jd pengen tidur dirumah, selimutan
he3.. gak mungkin coz mesti kerja…
hiks…
